Kamus Header CSinema

Kamus Fotografi dan Film

Kumpulan daftar istilah dalam dunia film, sinematografi dan juga fotografi.

Jika teman-teman mengetahui beberapa istilah dalam produksi film, tehnik sinematografi, tehnik fotografi dan istilah tersebut belum ada di kamus saya ini. Teman-teman bisa menuliskan istilah tersebut di kolom komentar pada akhir kamus ini untuk saling berbagi. Terima kasih

All | A B C D E F G H I J
There are currently 113 names in this directory
Actor
Sebutan untuk pemeran pria atau wanita dalam film, televisi dan juga drama panggung.

Agent
Seseorang yang dipekerjakan oleh satu atau lebih talent agency atau serikat pekerja untuk mewakili keanggotaan mereka dalam bernegosiasi kontrak individual yang termasuk gaji, kondisi kerja, dan keuntungan khusus yang tidak termasuk dalam standard guilds atau kontrak serikat kerja. Orang ini diharapkan oleh para actor / actress untuk mencarikan mereka pekerjaan dan membangun karir mereka.

Amount
Akumulasi biaya kebutuhan sebuah produksi film.

Art Departement
Biasa disebut juga bagian artistic, bertanggung jawab terhadap perancang set film. Seringkali bertanggung jawab untuk keseluruhan desain produksi. Tugasnya biasanya dilaksanakan dengan kerjasama yang erat dengan sutradara dan cameraman.

Art Director
Pengarah pada departement artistik dari sebuah produksi film atau program televisi.

Artificial Light
Cahaya hasil rekaan / buatan dan termasuk juga sumber cahaya dari lampu.

Artificial Shot
Pengambilan gambar dengan lebih memperindah shot sehingga lebih bernuansa seni. Bisa juga berarti menambah nilai seni dan keindahan pengambilan gambar dengan menggunakan objek bantuan seperti foreground misalnya bunga atau jeruji jendela.

Asst. Cameraman
Orang yang bertugas membantu cameraman untuk pengambilan gambar.

Asst. Director
Seorang asisten sutradara film yang memperhatikan administrasi, hal yang penting sehingga departemen produksi selalu mengetahui perkembangan terbaru proses pengambilan film. Ia bertanggung jawab akan kehadiran aktor/aktris pada saat dan tempat yang tepat, dan juga untuk melaksanakan instruksi sutradara.

Asst. Lighting
Orang yang membantu chef atau pimpinan divisi lighting dalam penataan letak cahaya lampu.

Asst. Produser
Seseorang yang membantu produser dalam menjalankan tugasnya.

Aviable Light
Cahaya yang berasal dari alam (nature). Termasuk cahaya matahari, bulan, ataupun cahaya yang berasal dari api.

B&W
Membuat visualisasi warna menjadi hitam putih.

Back Light
Sebuah istilah dengan menambahkan cahaya tambahan pada belakang objek, tapi berguna untuk menciptakan suasana ruang dibelakang objek dimana adegan itu berlangsung.

Back Light Shot
Pengambilan gambar dengan posisi kamera berhadapan frontal (berhadap-hadapan) dengan sumber cahaya didepannya sehingga memungkinkan terekamnya siluet.

Big Close Up / BCU
Big Close Up adalah pengambilan gambar dengan framing memusat pada salah satu bagian tubuh.

Bird Eye View
Seperti high angle akan tetapi lebih dramatis, seperti penglihatan seekor burung dari atas.

Blur
Efek hasil perekaman gambar sehingga tampak seperti tidak fokus dan tampak buram.

Breakdown Budget
Biaya masing-masing kebutuhan produksi dari masing-masing departemen, yang dirinci secara detail.

Budget Produksi
Jumlah keseluruhan dana untuk produksi film.

Call Sheet
Call Sheet adalah lembaran catatan administrasi produksi berguna sebagai undangan atau pengingat jadwal produksi yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya, yang diberikan kepada setiap kru pelaksana produksi dari sutradara hingga kru pendukung produksi yang bekerja paling bawah.

Camera Angle
Camera Angle adalah teknis pengambilan gambar dari sudut pandang tertentu untuk mengekspose adegan.

Camera Report
Camera Report adalah laporan pengiriman gambar dari departemen kamera yang nantinya berguna dalam proses editing, dimana terdapat catatan pengambilan gambar lengkap dengan status hasil gambar, not good atau ok atau mungkin sebagai choose.

Camera Roll
Camera Roll adalah jadwal operator kamera melakukan pengambilan gambar.

Cast
Cast adalah pemeran dalam film.

Casting
Casting adalah step produksi yang dilakukan pada tahap pra produksi untuk memilih dan mendapatkan pemeran karakter yang sesuai dengan tuntutan skenario dan sutradara.

Center Weight
Pengukuran pencahayaan yang tertuju hanya pada 60 persen daerah tengah gambar (bidang) foto.

Clapper Board
Clapper Board adalah informasi mengenai scene, shot, dan take untuk mempermudah memilih shot hasil terbaik pada proses editing.

Close Up
Close Up (CU) adalah framing pengambilan gambar dimana kamera berada dekat atau terlihat dekat dengan subjek sehingga gambar yang dihasilkan atau gambar subjek memenuhi ruang frame.

Coating
Lapisan tipis pada permukaan lensa. Fungsinya menahan pantulan cahaya dan melindungi lensa dari berbagai bahaya, misalnya jamur.

Code In
Code In adalah tanda angka dalam detik sebagai informasi awal waktu dimulainya pengambilan gambar yang tertera pada LCD kamera atau monitor.

Code Out
Code Out adalah tanda angka dalam detik sebagai informasi akhir waktu pengambilan gambar yang tertera pada LCD kamera atau monitor.

Cold Tone
Warna yang terkesan dingin; berwarna biru kelabu dengan kesan warna ringan.

Color Balance
Keseimbangan warna dalam foto, footage maupun video.

Composition
Penempatan atau penyusunan bagian-bagian sebuah gambar untuk membentuk kesatuan dalam sebuah bidang tertentu sehingga enak dipandang.

Contact Person Location
Contact Person Location adalah nomor telpon yang bisa dihubungi oleh setiap pelaksana produksi (biasanya nomor telpon manager produksi atau line produser lainnya.

Continuous Light
Lampu kilat yang digunakan untuk memotret; cahayanya dapat menyala terus menerus(berulang-ulang).

Contrast
Secara umum kontras diartikan sebagai perbedaan gradasi, kecerahan, atau nada (warna) antara bidang gelap (shadow) dengan bidang terang, atau warna putih yang mencolok sekali pada objek.

Costume
Costume adalah baju atau atribut yang biasanya dipakai oleh cast.

Crane
Crane adalah Gerakan meninggi atau merendah dari dasar pijakan objek. Bisa juga merujuk pada alat yang digunakan untuk membantu pengambilan gambar.

Cropping
Pemadatan/pemotongan gambar dalam foto atau sesuatu yang tercetak dengan membuang bagian-bagian tertentu yang kurang dikehendaki.

Density
Bisa juga disebut Densitas adalahtebal-tipis lapisan perak yang melekat pada film. Semakin pekat suatu warna, semakin gelap dan berat warnanya.

Depth
Kedalaman, yaitu efek dimensional yang timbul karena ada perbedaan ketajaman.

Depth of Field
Bagian yang tampak tajam (tidak buram) dan jelas yang berada dalam jangkauan tertentu. Biasanya juga disebut sebagai ruang tajam.

Diaphragm
Dalam bahasa Indonesia Diafragma adalah lubang pada lensa kamera tempat cahaya masuk saat melakukan pemotretan. Lubang lensa ini dibentuk dari kepingan-kepingan logam tipis yang berada didalam atau dibelakang lensa. Bisa diciutkan atau dilebarkan.

Editor
- Sebutan bagi seseorang yang berprofesi sebagai ahli pemotongan gambar video dan audio. - Orang yang mengedit video hasil rekaman, pengaturan tata suara seperti musik, SFx (Sound Effect) dan BGM (Background Music) agar dapat enak dilihat. Tugas Penyunting Gambar (editor) : - Menerima film atau gambar-gambar dan rekaman kejadian shooting dari bagian produksi di lokasi shooting; - Mencermati gambar-gambar bersama produser dan sutradara - Mendigitalisasi gambar ke dalam hard-disk - Menentukan shot-shot yang dipotong dan disimpan - Mengurutkan shot ke dalam draft edit - Mixing musik, soun effect, narasi ke dalam cutting akhir - Mengedit film sesuai dengan durasi waktu yang ditetapkan - Menjamin bahwa gambar-gambar yang dipilih dapat lulus sensor.

Editorial Departement
Divisi dimana semua potongan film yang telah dihasilkan digabungkan sehingga membentuk urutan yang koheren, kadang dengan bantuan asisten sutradara atau produser.

EFP
Sama dengan ENG, hanya jenis program yang diproduksi adalah dokumenter, sinetron (film style).

Electric Departement
Bertanggung jawab terhadap penjagaan dan penyediaan segala alat elektrik. (misalnya: lampu, kabel, dan lain sebagainya) untuk kebutuhan film.

Electrician
Orang yang bertanggung jawab terhadap penempatan dan penyesuaian cahaya serta menyediakan listrik sesuai kebutuhan tiap alat.

ENG
Proses rekaman video jenis berita dengan menggunakan peralatan yang mudah dibawa (portable) misalnya kamera VCR portable dan 1 mikrofon, dengan crew seorang juru kamera disertai seorang sutradara yang sekaligus merangkap sebagai reporter.

Engineering
Sebutan dalam pengerjaan dan pembagian kerja dalam masalah teknis penyiaran.

Est. Production Time
Estimasi / perkiraan waktu total produksi untuk pengambilan gambar.

Est. Set Up
Estimasi / perkiraan jumlah sudut pengambilan gambar yang dibutuhkan pada sebuah adegan.

Establish Shot
Gambar yang natural dan wajar.

Exclusive Contract
Kontrak yang menyatakan bahwa seseorang dapat bekerja hanya untuk orang atau perusahaan tertentu yang mengontraknya.

Exhibitor
– Orang atau perusahaan yang memiliki bioskop atau drive-in atau rantai lain yang memungkinkan ditontonnya sebuah film. – Teater atau drive-in yang mempertunjukkan sebuah film.

Exposed
Bahan baku film yang telah dipakai untuk merekam gambar. Kata “exposed” wajib dicantumkan pada setiap can film yang telah dipakai.

EXT
- Eksterior. Bagian manapun dari film yang direkam di luar ruangan; jalanan kota, stadium, gurun, hutan, atau puncak gunung, beberapa lokasi dapat dibuat ulang di sounstage studio namun tetap dinamakan eksterior dalam naskah. - Keterangan tempat sebagai seting cerita dalam skenario untuk pengelompokan ruang eksterior.

Extra
- Orang yang dipekerjakan sebagai pemain latar, misalnya sebagai salah satu orang dalam kerumunan dalam adegan di jalan. - Crowd atau orang – orang yang berfungsi sebagai pendukung suasana

Extreme Close Up
Pengambilan gambar dari jarak sangat dekat.

Extreme Long Shot
Type of Shot / komposisi gambar dimana subjek ditempatkan sangat jauh sehingga membuatnya tampak kecil dari kejauhan.

Eye Level
Sudut pengambilan gambar dengan ketinggian relatif sedang, kurang lebih sejajar dengan tinggi badan kita.

Fading
Digunakan untuk menyebut tampilan gambar yang muncul atau untuk menekankan berlalunya waktu atau akhir dari adegan atau cerita. Fade in = Gambar yang muncul dari kegelapan, Fade Out = Efek berupa gambar yang perlahan hilang dan menjadi gelap

False Move
Gerakan yang tidak terencana oleh aktor/aktris sebelum melakukan gerakan yang telah direncanakan. False Move yang dilakukan aktor dapat memunculkan masalah dengan mengatur Dolly Grip untuk bergerak bersama dolly dan kamera karena ia berpikir bahwa gerakan aktor adalah isyarat untuk menggerakan kamera.

Fast Motion
Melakukan pemfilman dengan kecepatan dibawah standar kemudian memproyeksikan dengan kecepatan standar untuk membuat tindakan terlihat lebih cepat dari normal. Juga menciptakan efek masa lalu dan film bisu.

Fault Frame
Kesalahan dalam frame tapi bukan berarti suatu harga mati karena bisa saja kameraman suatu saat yang meliput event secara tiba tiba (tidak terencana) sehingga tidak dapat memikirkan point of interest, yang penting dia pikirkan adalah bagaimana mendapatkan gambar apapun hasilnya, tetap saja dapat diterima semua pihak. Kesalahan dalam frame yang dimaksudkan adalah pembuatan gambar yang terencana namun kameraman tidak mengindahkan atau melalaikan norma norma framing alhasil gambar yang dibuat kelihatan tidak bagus, mungkin terpotong,mungkin terlihat seperti tenggelam dan lain sebagainya.

Feature Part
Peran yang tidak terlalu penting untuk seorang bintang, tapi cukup besar untuk memunculkan perhatian khusus. Biasanya dilakukan oleh aktor/aktris yang telah dikenal baik oleh penonton. Saat ini lebih dikenal dengan Cameo.

Fifty-fifty
Biasanya sudut kamera atau pengambilan gambar ketika dua orang aktor/aktris saling berhadapan, berbagi lensa dengan adil. Juga disebut sebagai a two shot atau a two.

Fill Light
Cahaya tambahan yang berguna untuk mengisi bagian yang gelap

Film
Media untuk merekam gambar yang menggunakan selluloid sebagai bahan dasarnya. Memiliki berbagai macam ukuran lebar pita seperti 16mm dan 35mm.

Film Clip
Bagian pendek dari sebuah film.

Film Loader
Pengisi Film. Anggota tim kamera atau asisten kameramen yang mengisi film yang belum diekspose ke dalam magazine dan mengeluarkan film yang telah diekspose. Istilah ini digunakan pada produksi yang masih menggunakan film.

Filter
Suatu alat dalam kamera yang tugasnya menyesuaikan kondisi cahaya luar atau dalam, agar antara perbedaan cahaya kuat dengan cahaya yang lemah bisa diseimbangkan (balance). Kamera mempunyai 4 macam filter, yaitu 1, 2, 3, 4. Filter 1 untuk cahaya yang mengunakan Artificial Light (tungsteen) biasanya dalam ruangan (in door) dan 2, 3, 4 untuk intensitas cahaya luar ruangan/sinar matahari (out door).

Final Editing
Proses pemotongan gambar secara menyeluruh yang sudah selesai.

First Run
Pertama kali sebuah film dilepas ke bioskop untuk ditonton. Saat ini lebih dikenal dengan premiere.

First Take
Waktu pengambilan gambar pertama kali disesuaikan dengan jadwal.

Fishpole Boom
Sebuah tiang ringan yang dapat digenggam dan dapat dipindahkan untuk digunakan meletakkan mikrofon di lokasi yang sulit selama pemfilman.

Flag
Miniatur Gobo dari kayu lapis atau kain pada bingkai metal yang diletakkan pada century stand.

Flare
Ketika suatu obyek atau cahaya dari set memantulkan cahaya yang tidak diinginkan scara langsung pada lensa.

Flashback
Bagian dari cerita film yang mengisahkan waktu periode awal, tergantung dari cerita.

Floor Director
Seseorang yang bertanggung jawab membantu mengkomunikasikan keinginan sutradara dari master control room ke studio produksi.

Floor Plan
Panduan atau patokan bloking perangkat kamera, tata cahaya, setting, artis, dan para pendukung produksi lain di lapangan. Floor Plan seperti peta lapangan produksi dari tampak atas.

Flub
Ketika aktor/aktris melakukan kesalahan dalam pengucapan dialog – flubbed his line

Fluid Head
Landasan pada tripod kamera yang memberikan gerakan halus untuk kamera melalui penggunaan flywheel yang diletakkan dalam wadah berisi minyak dalam landasan itu sendiri.

Focus
Penyelarasan gambar secara detail, tajam, dan jernih hingga mendekati obyek aslinya

Fog Maker
Adalah alat yang dapat memunculkan efek kabut, asap, efek kabur (blur), dan kelembaban. Alat ini dapat berukuran kecil dan dapat digenggam atau mesin besar yang diletakkan di kereta untuk memindahkannya.

Follow Focus
Perubahan fokus kamera selama adegan untuk mempertahankan fokus pada aktor/aktris yang bergerak mendekati atau menjahui kamera. Biasanya menjadi tugas first assistant cameraman.

Follow Shots
Pengambilan gambar dengan kamera bergerak memutar untuk mengikuti pergerakan actor/pemeran dalam adegan.

Following
Hampir sama dengan tracking, tapi pergerakan kamera following lebih moveable, kamera bergerak lebih aktif mengikuti kemana perginya talent.

Footage
Sekumpulan hasil pengambilan gambar yang mungkin bisa dilakukan sebagai stock shot pada proses editing. Footage bukan gambar adegan utama, tetapi bisa di letakan sebagai gambar pendukun.

Footage Counter
Alat penghitung yang berada pada kamera untuk tetap dapat mengikuti jumlah film yang telah diekspose.

Four Walled Set
Sebuah set yang memiliki 4 dinding bukan 3 seperti biasanya. Keempat dinding menutup area aksi secara sempurna namun mungkin dapat dipindahkan untuk memungkinkan pergerakan cahaya dan kamera selama melakukan pengambilan gambar.

Frame
Keterbatasan cara memandang yang sifatnya fatamorgana. Dalam kaitan ini pengganti dari fungsi mata manusia adalah Kamera. Benda ini mempunyai daya tangkap cahaya yang terbatas karena tergantung ukuran lensanya kamera itu sendiri. Besaran daya tangkap lensa kamera itulah yang disebut dengan FRAME dengan kata lain disebut Bingkai. Frame dibatasi dengan ukuran tertentu misalnya saja ukuran pesawat televisi adalah 3:4. Berapa pun besarnya pesawat televisi tetap saja 3 banding 4 (3:4). Karena bentuknya hampir mendekati bentuk dengan persegi empat. Oleh karena itu dalam pembuatan gambar atau penuangan dalam frame harus diletakkan persis ditengah frame secara simetris. Ditengah frame tempat sasaran gambar diletakkan/dituangkan disebut dengan Point of Interest (POI). Tetapi dalam stasiun televisi tetangga sebut saja Malaysia, Singapore, Philipina mereka mengatakannya dengan istilah Point Of View (POV). Suatu gambar dari banyak gambar pada gulungan film yang telah diekspose,  ukuran frame bervariasi sesuai format yang akan diambil gambarnya. Frame menyesuaikan kamera dan lensa sehingga gambar yang akan diambil memiliki batasan yang diinginkan.

Frame per Second (fps)
Sebuah film 35mm berputar dalam kamera dengan kecepatan normal menghasilkan 24 frame perdetiknya sehingga bila banyak frame yang diputar tiap detiknya aksi dari subyek akan diperlambat ketika diproyeksikan dalam kecepatan normal. Bila lebih sedikit dari 24 frame yang diputar maka aksi tampak dipercepat bila diproyeksikan dengan kecepatan normal.Pada jaman digital sekarang ini, jumlah fps bervariasi mulai dari 24, 25, 30, 50, 60, 120, 240, dst.

Framing
Memberi margin atau batasan area setting yang masuk dan tertangkap oleh lensa kamera saat perekaman gambar.

Freelancer
Orang yang tidak terikat kontrak dengan produser atau perusahaan manapun

Frog Eye Level
Pengambilan gambar dimana kamera kurang lebih terletak di bawah paha kameraman.

Full Shot
Pengambilan gambar dilakukan pada subjek secara utuh dari kepala hingga kak.

Gaffer
Pemimpin electrician yang bertanggung jawab di bawah Director of Photography mengenai pencahayaan set. berbagai bentuk dan ukuran.

Garis Imajiner
Garis khayal pengambilan gambar sebagai batas gerak pandang kamera untuk menjaga konsistensi posisi objek antar frame.

Green Departement
Divisi yang bertanggungjawab untuk menyediakan pepohonan, semak, bunga, rumput, dan benda-benda hidup lainnya baik yang asli maupun buatan.

Group Shot
Pengambilan gambar dengan mengambil gambar lebih dari dua objek.

Hairdresser
Spesialis penata rambut untuk film. Seorang hairdresser mungkin bekerja dengan penata rambut laki-laki maupun perempuan.

Hairdresser Departement
Departemen maupun divisi yang bertanggungjawab atas kebutuhan rambut asli maupun wig untuk para aktor dan aktris.

Handheld
Mengambil gambar dengan hanya menggunakan tangan sebagai alat penyangga, tidak memakai alat tambahamn lainnya.

Head Room
Ruang jeda semu yang berada diantara kepala artis dan frame kamera.

High Angle
Merekam gambar dari sudut atas objek sehingga objek terlihat terekspose dari bagian atas.

Hunting Lokasi
Proses mencari lokasi sesuai dengan tuntutan skenario film maupun konsep foto.

INT
Keterangan tempat sebagai seting cerita dalam skenario untuk pengelompokan ruang interior.

Jedah
Ruang kosong dalam frame televisi atau kamera yang sengaja dibuat oleh kamerawan untuk memberikan makna gambar itu sendiri. Jedah yang berada diatas kepala disebut Head Room Jedah yang adanya depan hidung/muka disebut Nose Room Jedah yang adanya dikepala belakang disebut Back Room

Jimmy jip
Piranti pendukung kamera yang digunakan dalam pengambilan gambar yang memungkinkan kamera bergerak lebih dinamis untuk menjangkau area yang sulit dilakukan oleh operator kamera karena tuntutan sutradara atau naskah.

Jump Cut
Pergantian shot dimana kesinambungan waktunya terputus karena loncatan dari satu shot ke shot berikutnya yang berbeda waktunya.

Silahkan tulis istilah + arti yang belum ada di kamus pada kolom komentar untuk saling berbagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =